BERITA - maluku-papua.infogue.com -
JAYAPURA, - Kondisi geografi Papua yang didominasi perbukitan dan pegunungan berlereng terjal menyulitkan pembangunan jaringan listrik untuk memenuhi kebutuhan dasar energi masyarakat, terutama yang mendiami daerah pedalaman.
Hal tersebut diungkapkan Dosen Jurusan Teknik Elektro Universitas Cenderawasih, Herbert Innah, MT,M.Eng di Jayapura, Kamis (20/8) menanggapi sejumlah kendala pembangunan bidang kelistrikan di Papua.
"Rencana pemerintah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat yang semakin meningkat, sah-sah saja. Namun perlu diperhitungkan kondisi geografi wilayah," tandas Herbert.
Ia menjelaskan, pembangunan jaringan listrik yang melintasi pegunungan dengan lereng terjal dan lembah-lembah yang curam akan menghabiskan biaya yang besar dan perlu waktu lama. "Pembangunan jaringan listrik yang menjangkau pelosok Papua menjadi sangat mahal dan butuh waktu lama, sedangkan kebutuhan energi masyarakat harus segera dipenuhi agar pembangunan sektor lainnya juga bisa dilaksanakan secara maksimal," katanya.
Menurut Herbert, jalan terbaik untuk mengatasi masalah energi, khususnya di Papua adalah membentuk kerja sama Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan pemerintah daerah (pemda) untuk menghasilkan energi alternatif yang dapat diperbarui, misalnya energi air dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan energi panas bumi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). "Dengan pembangkit listrik dari energi baru ini, Pemda bisa langsung bekerja sama dengan PLN membangun sistem jaringan interkoneksi seperti Jawa-Bali," jelas Herbert.
Ia berharap, rencana tersebut direalisasikan dalam waktu dekat, mengingat seluruh kegiatan pembangunan dalam rangka memenuhi kesejahteraan masyarakat tergantung dari ketersediaan energi dalam jumlah mencukupi.
JAYAPURA, - Kondisi geografi Papua yang didominasi perbukitan dan pegunungan berlereng terjal menyulitkan pembangunan jaringan listrik untuk memenuhi kebutuhan dasar energi masyarakat, terutama yang mendiami daerah pedalaman.
<
TERSEMBUNYI di antara gunung-gunung setinggi 2.500 meter di Lembah Baliem, Papua Tengah, kota yang disebut Wamena banyak dipuji oleh wisatawan karena keindahan alamnya. Untuk pengalaman yang luar biasa, Anda pun bisa berkunjung ke sana.
Pemerintah Provinsi Papua mengembangkan energi listrik dari sumber tenaga air (hidro power) dalam skala besar untuk menyuplai kebutuhan penerangan masyarakat setempat.Gubernur Papua, Barnabas Suebu di Timika, Rabu mengatakan jajarannya telah menjalin kerj
Lembah ini merupakan sebuah lembah misterius karena keadaan nya yang kering tidak ber-es sementara sekeliling nya diselimuti es. Mari lihat foto-fotonya